Page 27 - MATAHARI TERBIT DIATAS SERIBU BUKIT- 2023
P. 27
"Masih ada Tempat kendang, Kenong, keramik, kuningan, sendok. Kendil dari
kjningan untuk memasak jamu dan di masa itu beliau rajin minum jamu. Dan
sampai umur 115 masih sehat. Ada juga lemari," paparnya.
Kemudian masih banyak pusaka-pusaka peninggalan dari Ki Demang
wonopawiro. Berbagai pusaka tersebut menggambarkan peperangan yang
pernah diikuti oleh Ki Demang wonopawiro dalam mendidik kasihkan dirinya
kepada Pangeran Mangkubumi
Pusaka tersebut di antaranya Eyang Kyai Jalak, yang dibuat era Empu
Sendok motif pulang nggeni pangguh cirebon yang khusus dipakai dalam
berbagai peperangan. Kemudian pusaka Eyamg Kyai Jangkung yang dibuat di era
empu Sendok dengan Pamor Pendaringan Kebak, penuh dengan meteor.
Lantas pusaka Eyang kyai Bethok yang difungsikan sebagai penetralisir
segala gangguan biasanya untuk mengayomi semua pusaka di mana secara
visual bentuknya hanya pendek. Kemudian Pedang Kyai Sendomaruh di mana
secara hstoris siapapun pemegang pusaka tersebut merupakan seseorang
dengan jabatan pengageng (tinggi) dalam kaprajuritan
"Prajurit biasa beda dengan Pengageng Kaprajuritan," tambahnya.
Di samping itu masih ada tiga lagi yang tidak boleh dibuka yaitu pusaka
berupa tombak. Tiga pusaka tersebut adalah Eyang Kyai Pacar bilah dong pring,
bilah mojopahit yang berfungsi sebagai tolak bala peperangan dan ditempatkan
di paling depan. Kemudian Tombak Eyang kyai Slamet berbentuk Sigar jantung
Pungguh Tuban Pamor Wengkan.
Terakhir adalah Tombak Biring dengan pangguh Mataram Pamor Wulit
Semongko
Di era Hindu Budha di mana landainya tinggal pendek karena keropos
dimakan usia. Kemudian ada tempat jamasan pusaka serta beberapa ukiran
yang dibungkus kain putih agar tetap asli dam tidak tergores apapun.
"Ukiran itu bermotif Podang Ngisep Sari. Di mana motif batik tersebut
digunakan panji (bendera) Gunungkidul," ungkapnya.
Matahari Terbit
14 Diatas Seribu Bukit
Sejarah Pergerkan Muhammadiyah Gunungkidul